Selasa, 10 Agustus 2010

WAWANCARA BAHASA INDONESIA

WAWANCARA Teman-teman.....beberapa hari yang lalu Yunita mendapat tugas dari guru Bahasa Indonesia untuk mewawancarai  seseorang yang masih ada dilingkungan sekolah ( SMAN-2 PALANGKA RAYA ). Awalnya Yunita mau mewawancarai Pembina PMR, soalnya Yunita anak PMR SMADA, tapi berhubung narasumber yang menjadi target Yunita sedang sibuk, jadi Yunita putar haluan. Setelah berpikir cukup lama  untuk menentukan siapa yang akan diwawancarai, akhirnya Yunita memilih Mas Pur untuk diwawancarai. Mas Pur itu tukang pentol langganan Yunita dan teman-teman di sekolah, orangnya baik dan pentol buatannya  dijamin enak.


TUGAS BAHASA INDONESIA
PEWAWANCARA : YUNITASARI ANNISA
NARA SUMBER : MAS PUR

Pewawancara ( Yunita ) : selamat siang mas....
                                          Bisa saya minta waktunya sebentar?
Nara Sumber ( Mas Pur ) : Ya bisa....
                                          Ada apa ya mba?
Pewawancara  ( Yunita ): saya mau mewawancarai Mas Pur, apa boleh?
Nara sumber  ( Mas Pur ): ya, bisa saja. Mau wawancara apa ya?
Pewawancara  ( Yunita ): saya mau wawancara sekitar usaha yang sedang mas jalani.
Nara sumber  ( Mas Pur ): oh..... bisa.
Pewawancara  ( Yunita ) : mas sudah berapa lama berjualan di SMAN- 2 ini?
Nara sumber  ( Mas Pur ): saya jualan disini sejak tahun 1996.....
Peawawancara ( Yunita )  : oh.... berarti sudah 14 tahun ya..... lumayan lama juga ya Mas.
Nara sumber ( Mas Pur )  : ya begitulah...
Pewawancara ( Yunita )  : biasanya dalam sehari Mas memerlukan modal berapa untuk membuat           pentol dan es the ini?
Nara sumber ( Mas Pur )  : ya kurang lebih lima ratus ribulah sehari....
Pewawancara  ( Yunita ): wah.... lumayan banyak juga ya Mas, setengah dari satu juta. Terus  sehari itu keuntungan bersih yang didapat berapa?
Nara sumber  ( Mas Pur ): kalau keuntungan bersihnya kadang-kadang 50 ribu, kadang-kadang 100 ribu. Ya gak nentu.
Peawawancara  ( Yunita ): tidak sesuai ya dengan modal yang di keluarkan. Kemudian, apakah Mas ada membuka cabang lain?
Nara Sumber  ( Mas Pur ): ya ada, tapi itu bukan cabang. Adik saya yang berjualan, jualannya sama seperti saya juga, tapi bedanya dia berjualan didepan apotik Sari Mulya
Pewawancara  ( Yunita ): oh.... didepan Apotik Sari Mulya itu ya...
Nara Sumber ( Mas Pur )  : Iya, di depan Apotik Sari Mulya itu. Mau Tanya apa lagi?
Pewawancara  ( Yunita ): oh ya, ini pertanyaan terakhir. Bagaimana kesan Mas sendiri berjualan di SMA-2 ini?
Nara Sumber  ( Mas Pur ): kesan saya ya senang, anak-anaknya baik, tapi ada juga yang ngeselin. Kalau bayar itu ada aja yang tidak jujur, padahal dia ambil pentol atau tahu itu lebih dibayarnya Cuma seharga  1 atau 3 biji.
Pewawancara ( Yunita )  : oh, begitu ya. Oh ya Mas, karena tugas saya untuk wawancara sudah selesai, saya ucapkan terimakasih. Semoga dagangannya laku semua untuk hari ini dan hari-hari berikutnya.
Nara Sumber  ( Mas Pur ): ya sama-sama.
Pewawancara  ( Yunita ): selamat siang mas...
Nara Sumber  ( Mas Pur ): ya selamat siang.




Yunita punya beberapa tips nih untuk mewawancarai orang.
1)      Tentukan dulu siapa orang yang hendak kamu wawancarai, biar enak dan gak buat kamu repot, pilih orang yang kamu kenal  dan dia juga mengenal kamu. Orang yang kamu pilih untuk wawancara juga secara tidak langsung  menentukan topic yang akan dibahas....
2)      Sebelum wawancara siapkan dulu pertanyaan yang akan kamu luncurkan kepada nara sumber. Ohya, kalian jangan langsung bertanya pada pokok permasalahannya, tapi basa basi dulu biar suasana tidak  kaku
3)      Kemudian dengarkan jawaban si nara sumber sampai selesai, setelah itu catat inti jawabannya...
4)      Sesekali kamu juga bisa menanggapi sedikit jawaban nara sumber dan mengajaknya sedikit bercanda, tapi ingat juga situasinya bagaiamana,  topiknya tentang meninggalnya presiden, malah kamu ajak bercanda, yang ada si nara sumber langsung ngusir kamu, gak lucukan....
5)      Setalah  semua pertanyaan yang kamu sediakan telah habis, jangan langsung pamit dulu, seperti diawal tadi, kamu basa-basi dululah, kemudian baru deh tuh kamu pamit sama si nara sumber. Jangan lupa bilang terimakasih juga sama si nara sumber.
Nah.... itu beberapa tips dari aku tentang mewawancarai orang. Selamat mencoba ya......

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar